Faktor-faktor yang mempengaruhi
kebutuhan energy suatu Negara antara lain jumlah penduduk dan pertumbuhannya,
jumlah industri, jumlah alat transportasi dan kesejahteraan serta kemajuan yang
ingin dicapai Negara tersebut. Dari seluruh energy yang dibutuhkan Indonesia,
60% tergantubf pada bahan bakar minyak. Untuk menyediakan energy listrik pun,
ketergantungan terhadap BBM cukup signifikan, yaitu 22&. Selebihnya batu
bara mengambil porsi 43%, gas alam 19%, air 10%, dan panas bumi 6%. Angka
tersebut sangat mengejutkan mengingat cadangan minyak Indonesia mencapai 321
miliar barel, cadangan batu bara
mencapai 50 miliar ton,dan cadangan gas mencapai 507 TSFC. Dengan kecepatan
konsumsi yang konstan cadangan minyak diprediksi akan habis dalam waktu 10
tahun, sementara batu bara diprediksi akan habis dalam kurun waktu 100 tahun,
dan gas dalam kurun waktu 30 tahun. Kenyataan lain adalah Indonesia telah
mengalami krisis energy sejak tahun 2008, sekitar 46% penduduk Indonesia tidak
menikmati listrik.
Nuklir
adalah sumber energy listrik masa depan. Dengan berbagai kelebihannya dan
semakin sulitnya keadaan, Indonesia harus menggunakannya.Nuklir memiliki
efisiensi yang sangat tinggi. Teknologinya pun bersih dan ramah lingkungan.
Menurut survei, seperempat daratan Indonesia mengandung bahan bakar nuklir. Bahkan
di berbagai Negara maju dan berkembang, saat ini mulai beralih ke energy
nuklir. Mulai saat ini sebaiknya Indonesia mulai ikut beralih ke energy
alternative seperti Nuklir, sebelum krisis energy yang lebih parah terjadi.
0 komentar:
Post a Comment